Tampilkan postingan dengan label rindu setengah mati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label rindu setengah mati. Tampilkan semua postingan

21 Juni 2013

ANAK PERTAMAKU SUDAH LAHIR

Akhirnya dirimu lahir kedunia pada tanggal 13-3-2013, panjang 50 cm, berat 2.95 kg di RS Panembahan Senopati Bantul Yogyakarta, dengan perjuangan yang sangat hebat km akhirnya lahir dengan cara operasi caesar jam 12 siang, dirimu lahir dengan detak jantung 50, tidak membuka mata dan tidak nangis, karena plasentanya dibawah dan menutup,. operasinya jg telat, pendarahan jam 5 pagi, operasi jam 12 siang. 

akhirnya dirimu di rujuk ke RS Bethesda jogja jam 4 sore, itu jg telat nafasnya dipompa manual sm suster selama di RS PS dan jg inkubatornya ga ada. akhirnya sampai di Bethesda diselang2 hidung dan mulut, alhamdulilah akhirnya sadar, bersin 3 kali, membuka mata dan trus nangis. ( saya nulis ini jg sambil nangis,hiks..hiks.. ingat masa2 itu):-(
saya sebagai ibu selalu menanya seperti apa kondisi anak saya, tp suami selalu bilang baik, bagus sehat, padahal waktu itu sangat menghawatirkan. 

tanggal 13 jam 11 malam, suami saya datang dari Bethesda, saya tanya lg kondisinya, dia ngliatin fotonya yang diinkubator, tak tersa air matapun menetes dan nangis sesenggukan, yalloh apa salahku,apa aku pernah berbuat salah sampai kondisinya seperti ini. tp ini mungkin sudah jalannya seperti ini. semalam saya merintih karena biusnya mulai hilang dan perutnya sakitnya minta ampun.

selama 3 hari saya di RS dan hari sabtu tanggal 16-03-2013 saya boleh pulang, dirumah terasa hampa, saya selalu menebak2 kondisi anak saya sperti apa, coz suami tidak boleh masuk keruangan bayi cm liat dr kaca jendela luar. katany hidungnya mancung, dah bisa nangis keras. senin tanggal 18 saya diajak ke Bethesda dengan kondisi perut masih nyeri saya jawab dgn semangat, iya ayo. saya masuk keruang inkubator dan boleh menggendong dan ngasih ASI, kalo udah bisa netek katanya boleh pulang gt, saya diRS bethesda sampe jam  11 malam, senengnya rasanya. dan akhirnya hari selasa tgl 19, sudah boleh pulang. rasanya seneng sekali, dan sekarang sudah berumur 3,5 bulan dan dikasih nama sama bapaknya Ligan Ngeksi Amru. 

03 Maret 2013

MENANTI KELAHIRAN BUAH HATI

Mudah-mudahan dalam sebulan lagi baby yang kukandung selama 9 bulan bisa lahir dengan selamat.. ku tunggu kelahiranmu ya dek.... gerakanmu semakin aktif didalam perut, hingga membuatku kadang terkaget2 dengan gerakanmu yang dahsyat...  semua jadi dahsyat, setiap hari selalu panas dan berkeringat, posisi tidur susah, dan tentunya semakin seksi dan semok, berkaca dr sisi mana aja ga ada bagus-bagusnya...he...he

Setelah diUSG kata dokternya diperkirakan jenis kelaminya laki-laki, dokternya bilang nanti kalo pas lahir dilihat lagi ya mb?.. ya pastinya tho dok...he..aneh-aneh aja dokternya.  weh  nantinya mirip siapa ya... tp yg pasti mirip ortunya...he

Semua sudah kupersiapkan dr perlak, popok bantal bayi dll.. rasanya deg-degan campur seneng... sudah ga sabar pengen menimang-nimang sih buah hati.. minta do,anya ya semua...agar nanti lahir lancar, normal dan sehat semua...

25 Juli 2011

26 tahun yang lalu



26 enam tahun yang lalu orang tua saya melahirkan saya dengan normal dan manis (katanya...he), trimakasih atas semua untuk pengorbananmu, aku akan selalu mengenangmu sampai kapanpun. maaf anakmu ini belum bisa membalas semua hal yang engkau korbankan untuku, saya hanya bisa mendo'akan semoga semua diberi kesehatan.
ma, pa engkau yang jauh disana, semoga engkau tidak lupa padaku, ku berharap kita akan bisa bertemu dan berkumpul dengan bahagia.
do'akan saya untuk mengiringi langkah dalam mengambil keputusan yang berat ini, untuk menuju perempuan yang dewasa. i love you n i miss you so much... sampai kapanpun.

09 Juni 2011

Merantau ke jogja part 2

Mitromini pun datang, kami bertiga naik, setelah masuk saya melihat lagi ke rumah, siapa tau didepan situ ada ibu, agar saya bisa melambaikan tangan walaupun hanya sekali, atau melihat wajah ayu ibu saya untuk terakhir, karena bakal lama saya tidak pulang, tapi harapn saya pudar setelah ku lihat didepan rumah yang ada hanya adik, rasanya sedih, matapun sudah berkaca-kaca tapi aku tahan karena malu dilihat sama penumpang lain… ya alloh kuatkan hatiku..’ do’a ku dalam hati… Rasa dihati sangat sedih bercampur senang. Sedih karena saya jauh dari orang tua dan rasanya masih begitu muda untuk merantau dan dewasa sebelum waktunya dan juga saya masih butuh perhatian orang tua. Senang karena ada pengalaman baru tidak hanya mencari rumput dan ngangon kambing, senang karena akan ada pengalaman baru mengenal daerah lain, maklum baru sekali ini saya pergi jauh dari ortu dan menurut  saya benar2 jauh, bayangkan saja saya menempuh perjalanan darat naik bis selama dua hari satu malam.

Dihati rasa tidak karuan, perjalanan yang sangat melelahkan sampailah saya dipul pertama untuk naik bis, disitu masih dicampur antara penumpang yang eksekutiv dan patas atau ekonomi AC. Setelah perjalanan selama satu jam saya sampai di pul kedua untuk ganti bis sesuai dengan tiket yang dibeli.

Perjalanan yang begitu melelahkan, sore hari menjelang maghrib sampailah saya di pelabuhan bangkauheni untuk naik kapal menyeberang ke pulau jawa. Bis saya pun masuk kekapal, dan saya turun untuk naik ke dek kapal. Dari atas kapal kelihatan laut yaitu selat sunda yang begitu luas dan kayak tidak ada ujungya air semua, waw saya pikir kapan nyampainya. Tiga jam berlalu, kerlap kerlip lampu dari seberang kelihatan memukau, hatipun menjadi senang akhirnya nyampai ya, dan saya juga agak takjub beginikah pulau jawa? Banyak lampu, begitu terang, maklumlah didesa saya gelap, memang sudah adalistrik tapi dirumah saya belum pasang karena belum ada duit, jadi masih pakai lampu teplok atau sentir atau bahasa kerennya lentera yang dibuat  sendiri dari bekas kaleng obat hama padi, yang dilubangi tutupnya trus dikasih bekas ban sepeda yang untuk mengisi angin, nah setelah itu dikasih bunga ilalang, setelah itu kalengnya dikasih minyak tanah,jadilah lampu lentera, praktiskanhe…he..* pasti pada bingung tuh gimana cara ngebuatnya.”../*

Akhirnya kapalpun merapat ke pelabuhan merak,kami naik bis lagi dan seolah olah kapal itu seperti melahirkan banyak anak,he..he.. begitu pintu dibuka, berpuluh-puluh bis, motor, truk tronton, mobil pribadi, dan dan ada berapa ratus orang yang naik kekapal, semua keluar dengan teratur sampai muatan kapal benar2 habis.

Akhirnya  mendarat juga, bis pun mampir ke warung makan yang biasa untuk istirahat tempat berhenti bis, disitu orang2 pada makan, solat dan meluruskan kaki sebentar, karena didalam bis kaki benar2 ngga bias  diluruskan. Setelah istirahat sekitar 30 menit, bis pun melanjutkan perjalann lagi, tengah malam sampailah saya di Jakarta, wau saya juga takjub dan sedikit norak karena benar2 baru kali ini saya melihat Jakarta langsung walaupun hanya dari dalam bis sih….beh-beh…gedungnya tinggi, lampu gemerlap menghiasi kota Jakarta yang begitu kelihatan indah untuk dipandang.



                                                                                                                                     

27 Januari 2011

DEMI CITA-CITA AKU MERANTAU KEJOGJA (Part 1)

Pertengahan tahun 2002, keluarga kaya dijogja membutuhkan orang untuk bekerja di rumahnya, untuk bersih-bersih, masak dan lain-lain. Kebetulan yang mencari orang adalah kakakku yang kerja juga ditempat adiknya keluarga kaya itu. Dia datang menawari aku pekerjaan itu, dan kebetulan beliau mencari tiga orang.

Agustus tahun 2002 kami bertiga, Ai (saya sendiri), Er, Ri, kami berangkat dari kampung tepatnya didaerah Lampung yang masih ndeso, naik turun Gunung benar-benar masih asri dan pendidikan belum begitu maju dengan rasa optimis bahwa kami bisa maju, walaupun tidak secara ekonomi tapi harapan kami mempunyai pemikiran yang maju dibandingkan teman-teman yang lain. Dengan begitu dengan keahlian dan pemikiran itu kita jg bisa maju jg secara ekonomi.

Besoknya saya siap-siap, kebetulan bapak saya sedang pergi didaerah bengkulu menyusul kakak Laki-laki saya yang sulung untuk memulai usaha tanam kopi, tepatnya buka lahan baru untuk ditanami kopi. Pada saat itu tiga adik saya masih kecil-kecil, sebenarnya saya tidak tega meninggalkan ibu sendirian, mengurusi rumah, nyari kayu bakar, nyari rumput buat kambing yang saya tinggal (karena itu dulu milik saya), masak dan lain sebagainya. Ya Alloh berilah ibuku kesehatan dan kekuatan untuk menghadapi semua ini.

Pada waktu H-1 jadwal keberangkatan saya dan teman, saya pergi dulu keladang dan kebetulan kelapa sudah pada tua, saya deh naik pohon kelapa sendiri untuk mengambil, sebenarnya ngga disuruh, hanya inisiatif sendiri aja untuk dijual dan hasil uangny itu untuk bekal nanti ke jogja. waktu itu dijual Cuma dapat uang Rp. 6000, yang Rp. 2000 buat beli lotion yang mereknya ngga terkenal tentunya (yang penting bisa melembabkan, karena kulit saya terlalu kering), sisa duit Rp. 4000 untuk pegangan dijalan ( duit segitu Cuma bisa beli apa.. duh kasihan banget sih gue..) L..aku sendiri ngga berani minta duit sama ibu, soalnya saya tau ibu ngga punya duit sama sekali.

Pas hari H saya dijemput sama kakak saya dan berangkat deh kami bertiga, saya berpamitan  dengan ortu, semua baju baju saya masukin ke kardus, maklum ngga punya tas….miris banget sih nasib gue…( jadi pengen nangis..hiks..hiks) “waktu nulis ini beneran saya nangis”. Mobil angkot datang, saya bersalaman dengan ibu yang masih menggendong adik saya yang paling bungsu, ibu buru  buru balik kedalam rumah dan tidak berani melihat saya pergi..( sekarang saya baru tau dari adik2 bahwa....ibu saya masuk kedalam dan nangis sejadi-jadinya).. ya alloh kuatkan ibuku…

01 September 2010

Rindu Setengah mati

Saat-saat itu yang aku tunggu, bertemu dirimu hanya walau sesaat, menatapmu, memelukmu (walaupun kadang malu), menangis berurai airmata (walaupun malu juga)… tapi rasa itu tidak bisa dibendung lagi, rasa rindu itu sangat menggebu sampai menyesakan dada.

Sekarang hanya dirimu yang ada dibenakku, tunggu aku disana, aku akan datang, nantilah diriku dengan cinta, kasih sayang yang tak terhingga. Sesekali disini aku menitikan airmata karena dirimu juga, tak kuasa aku mencegahnya. Ya Alloh berikan lah aku dan dia kesehatan, agar kita bisa bertemu lagi…

Aku mulai berkemas seminggu ini, walaupun belum libur, aku akan tetap pulang dengan surat ijin cuti. Hatiku berdebar kegirangan, seperti burung yang akan keluar dari sangkarnya terbang bebas dengan nafas kebebasan.

Walaupun tujuh hari lagi tapi hati ini sangat senang, oooo ibu, ooo bpk, ooo adik kakak…kita akan bertemu lagi, selama dua tahun ini kita hanya bisa bertemu lewat suaranya saja, besok kita akan bertemu secara langsung. Aku bersyukur padamu ya Alloh…